L-Carnitine (500 mg) 90 Kapsul Nabati

L-Carnitine (500 mg) 90 Kapsul Nabati

NutraBio L-Carnitine adalah sebuah produk obat golongan asam amino yang telah teruji secara lab klinis HPLC yang terjamin bebas dari zat-zat yang membahayakan. Setiap kapsul nabati ukuran 500 mg mengandung L-Carnitine Tartrate murni tanpa ada bahan tambahan dan zat aditif lainnya.

Meskipun tidak esensial, L-Carnitine dianggap penting untuk orang-orang dengan kondisi khusus yaitu mereka yang tidak bisa mensintesis zat tersebut sebanyak yang tubuh mereka butuhkan seperti penderita angina atau klaudikasio intermiten. L-Carnitine memainkan peranan penting dalam pengangkutan asam lemak ke dalam mitokondria (sel pembangkit tenaga) untuk proses oksidasi dan produksi energi.

Karena berperan dalam pembakaran lemak tubuh, L-Carnitine dianggap bermanfaat sebagai suplemen penurun berat badan dan meningkatkan performa aktivitas fisik atau olahraga (meningkatkan ketersediaan energi dan menyimpan cadangan glikogen). Oleh karena itu, para peneliti telah menyelidiki kemungkinan manfaat yang diperoleh saat mengonsumsi L-Carnitine pada proses pemulihan tubuh setelah melakukan olahraga, efek pada penurunan berat badan, dan kemampuan meningkatkan performa atletik.

Deskripsi

Manfaat NutraBio L-Carnitine (500 mg)

  • Membantu transportasi dan pengubahan lemak menjadi energi
  • Meningkatkan produksi energi dan daya tahan
  • Membantu metabolisme asam lemak
  • Meningkatkan performa aktivitas fisik atau olahraga
  • Membantu metabolisme kolesterol baik
  • Membantu memperbaiki kekuatan dan pertumbuhan sel otot.

NutraBio L-Carnitine adalah sebuah produk obat golongan asam amino yang telah teruji secara lab klinis HPLC yang terjamin bebas dari zat-zat yang membahayakan. Setiap kapsul nabati ukuran 500 mg mengandung L-Carnitine Tartrate murni tanpa ada bahan tambahan dan zat aditif lainnya.

Meskipun tidak esensial, L-Carnitine dianggap penting untuk orang-orang dengan kondisi khusus yaitu mereka yang tidak bisa mensintesis zat tersebut sebanyak yang tubuh mereka butuhkan seperti penderita angina atau klaudikasio intermiten. L-Carnitine memainkan peranan penting dalam pengangkutan asam lemak ke dalam mitokondria (sel pembangkit tenaga) untuk proses oksidasi dan produksi energi.

Karena berperan dalam pembakaran lemak tubuh, L-Carnitine dianggap bermanfaat sebagai suplemen penurun berat badan dan meningkatkan performa aktivitas fisik atau olahraga (meningkatkan ketersediaan energi dan menyimpan cadangan glikogen). Oleh karena itu, para peneliti telah menyelidiki kemungkinan manfaat yang diperoleh saat mengonsumsi L-Carnitine pada proses pemulihan tubuh setelah melakukan olahraga, efek pada penurunan berat badan, dan kemampuan meningkatkan performa atletik.

L-Carnitine untuk Proses Pemulihan Tubuh

Ada bukti yang kuat yang menunjukkan bahwa L-Carnitine berperan sebagai suplemen untuk membantu proses pemulihan tubuh. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa pemberian suplemen L-Carnitine dapat mengurangi kerusakan sel otot setelah berolahraga, bahkan setelah mengonsumsinya selama 2 minggu.

Pada penelitian yang meneliti kerusakan sel otot, latihan ketahanan digunakan selama penelitian, dan beberapa penanda yang menunjukkan adanya pemulihan otot diukur, termasuk hasil pindai MRI untuk melihat adanya kerusakan otot, creatine kinase sebagai biomarker yang digunakan untuk mengukur kerusakan otot), dan nyeri yang yang dirasakan.

Penurunan stres oksidatif juga diamati saat pemberian suplemen L-Carnitine, baik penggunaan dalam jangka waktu pendek ataupun panjang. Aktivitas antioksidan juga dapat meningkatkan proses pemulihan tubuh setelah melakukan olahraga yang berat karena saat berolahraga akan meningkatkan stres oksidatif.

L-Carnitine untuk Penurunan Berat Badan

Sejak diketahui bahwa L-Carnitine berperan penting dalam pembakaran lemak, hal ini menjadi masuk akal apabila banyak orang akan mengonsumsinya untuk menurunkan berat badan dan mengurangi kadar lemak tubuh. Akan tetapi, tidak semua penelitian sepakat bahwa L-Carnitine dapat membantu menurunkan berat badan.

  • Empat minggu pemberian suplemen L-Carnitine dengan dosis 1 gram per hari secara signifikan mampu menurunkan berat badan yang mana dikaitkan dengan diet penurunan berat badan (mempertimbangkan faktor diet saja) pada sebuah penelitian yang meneliti pada 100 orang yang mengalami obesitas.
  • Pada penelitian yang lain, 8 minggu pemberian suplemen L-Carnitine dengan dosis 4 gram per hari menunjukkan tidak ada perubahan pada jumlah total masa tubuh, masa lemak tubuh, atau pembakaran lemak saat istirahat pada wanita yang mengalami obesitas.
  • Dan, pemberian L-Carnitine sebanyak 2 gram sebelum dan 2 gram selama lari maraton tidak dapat meningkatkan pembakaran lemak pada pria muda yang sehat.
  • Akan tetapi, beberapa penelitian pada orang dewasa yang lebih tua dan hewan percobaan menunjukkan adanya manfaat terhadap penurunan kadar lemak.

Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa L-Carnitine dapat menyebabkan penurunan lemak, tetapi diperlukan bukti yang lebih banyak untuk menentukan dosis dan periode lamanya pemberian suplemen yang tepat untuk penurunan lemak pada orang mudah yang sehat, dan diperlukan penelitian lanjutkan untuk mengetahui bagaimana diet yang berbeda dapat memengaruhi kinerja L-Carnitine.

Manfaat Kinerja L-Carnitine

Selama 6 bulan konsumsi suplemen L-Carnitine, Wall dan rekannya menyatakan bahwa suplemen ini dapat memperbaiki performa berlatih.

  • Performa meningkat sebanyak 11% selama 30 menit uji latihan tanpa henti dengan menggunakan sepeda.
  • Metabolit otot rangka diuji selama latihan/olahraga intensitas rendah dan tinggi untuk mengetahui bagaimana kinerja L-Carnitine.
  • Setelah melakukan latihan/olahraga intensitas rendah, kandungan glikogen otot mencapai 35% lebih besar pada sampel penelitian yang diberikan suplemen L-Carnitine. Ini menunjukkan bahwa L-Carnitine dapat menyimpan glikogen untuk atlet.
  • Setelah melakukan latihan/olahraga intensitas tinggi, pemberian suplemen L-Carnitine mengindikasikan menurunnya jumlah asam laktat di dalam otot, yang berarti lebih banyak karbohidrat yang dibakar secara efisien (aerobik), dan menunjukkan bahwa atlet yang berlatih dengan intensitas tinggi mungkin juga memiliki lebih banyak cadangan bahan bakar yang digunakan saat kompetisi di kemudian hari.

Para peneliti lain menyebutkan adanya manfaat L-Carnitine pada performa saat uji bersepeda sampai partisipan kelelahan dan sprint di atas sepeda setelah pemberian suplemen dalam jangka waktu pendek. Akan tetapi, banyak penelitian lain yang tidak mengamati manfaat pada performanya.

  • Setelah dua minggu pemberian suplemen L-Carnitine, tidak ada perbedaan yang ditemukan pada pria sehat dan aktif selama pengujian.
  • Demikian pula pada tiga minggu pemberian L-Carnitine tidak meningkatkan performa berlatih squat dan leg press.
  • Mengonsumsi L-Carnitine secara langsung sebelum berlatih tidak dapat meningkatkan durasi lari maraton, durasi sprint, repetisi bench press hingga kekuatan melakukan bench press.

Meskipun beberapa penelitian belum menunjukkan manfaat performa dari konsumsi L-Carnitine, penting untuk dicatat bahwa dosis dan periode pemberian suplemen masih belum konsisten di antara masing-masing penelitian, dan kedua faktor ini penting untuk meningkatkan kadar karnitin dalam otot.

Siapa yang Harus/Tidak Harus Mengonsumsi L-Carnitine?

Atlet dari segala jenis cabang dan tingkatan olahraga dapat merasakan manfaat dari penggunaan L-Carnitine. Atlet yang membutuhkan daya tahan tinggi yang tertarik dengan peningkatan performa akan membutuhkan suplemen ini dan perlu dipastikan bahwa mereka mengonsumsi jumlah yang cukup setiap harinya dalam periode waktu tuang lama. Atlet dengan jenis olahraga yang memiliki intensitas tinggi dan atlet yang membutuhkan daya tahan akan mendapatkan manfaat dari aktivitas antioksidan dan mengurangi kerusakan otot.

Dosis

Meskipun beberapa penelitian telah menguji pemberian suplemen L-Carnitine dengan dosis sebesar 4.5 gram, kebanyakan penelitian menyepakati bahwa dosis efektif pemberian L-Carnitine adalah 1-2 gram per hari. Dosis ini menunjukkan adanya manfaat untuk proses pemulihan tubuh setelah berlatih, pembakaran lemak, dan manfaat pada performa latihan.

Untuk mengetahui manfaat maksimal dari suplemen L-Carnitine pada atlet, maka dibutuhkan agar L-Carnitine dapat masuk ke dalam jaringan otot. Meskipun penelitian menunjukkan adanya peningkatan sirkulasi karnitin, akan tetapi kandungan karnitin di dalam otot sering tidak ada perubahan pada pemberian suplemen L-Carnitine jangka pendek.

Pada salah satu penelitian, kandungan karnitin dalam otot meningkat 21% setelah konsumsi 2 gram L-Carnitine L-Tartrate setiap hari selama 24 minggu. Ini menunjukkan bahwa pemberian suplemen L-Carnitine jangka panjang mungkin dibutuhkan untuk meningkatkan kandungan karnitin dalam otot dan memaksimalkan manfaatnya pada performa atlet.

Kesimpulan Produk L-Carnitine

L-Carnitine efektif dalam meningkatkan proses pemulihan tubuh setelah melakukan latihan ketahanan dengan cara menurunkan stres oksidatif dan kerusakan otot.

L-Carnitine juga meningkatkan pembakaran lemak dan dapat meningkatkan penurunan kadar lemak tubuh dari waktu ke waktu, tetapi dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada populasi yang berbeda.

Peningkatan metabolisme tubuh terjadi pada saat latihan daya tahan dengan intensitas tinggi maupun rendah, sehingga banyak atlet yang dapat mengambil manfaat dari mengonsumsi suplemen L-Carnitine. Namun, periode suplementasi yang jangka panjang dibutuhkan agar atlet memperoleh manfaatnya.