MultiSport for Men 120 Kapsul Nabati

MultiSport for Men 120 Kapsul Nabati

Category Tags ,

Deskripsi

multisport for men

BAGAIMANA CARA KERJANYA?

1. Diformulasikan khusus untuk mendukung performa atletik pria.

2. Mendukung performa atletik dengan optimal.

3. Mendukung metabolisme dan meningkatkan energi sepanjang hari.

4. Menambah asupan nutrisi untuk mendukung kesehatan yang optimal.

5. Diformulasikan dengan Mineral Chelated Bersertifikat Albion.

6. Aman untuk lambung

7. Mengandung 33 Vitamin, mineral dan zat gizi mikro.

8. Mengandung antioksidan yang kuat.

9. Multi-Sport telah disertifikasi sebagai suplemen Albion Gold Medal.

 

NUTRABIO MULTISPORT UNTUK PRIA: MULTIVITAMIN LENGKAP, dengan Dosis KLINIS – MINERAL MATRIX

Di dunia yang sempurna INI, atlet akan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, sehingga membantu dalam memastikan asupan yang tepat dari semua mikronutrien. Sayangnya, di dunia nyata, para atlet tidak memiliki pola makan yang sempurna. Pada masyarakat saat ini, kurangnya waktu dan sumber makanan yang kurang ideal akan menggoda orang untuk mengonsumsi makanan yang mengandung sedikit vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk mempertahankan gaya hidup sehat. Jika diet seorang atlet kurang baik, maka dianjurkan agar mereka mengonsumsi multivitamin berkualitas tinggi sebagai cara yang mudah dan hemat biaya untuk memastikan asupan yang tepat dari semua mikronutrien esensial. Inilah sebabnya mengapa NutraBio, nama paling terpercaya dalam nutrisi olahraga, mengembangkan MultiSport.

MultiSport adalah formula vitamin, mineral, dan antioksidan dengan dosis terapi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi atlet dalam berolahraga dan untuk mengisi kekurangan asupan nutrisi mikro yang akibat pola diet yang tidak memadai. MultiSport jauh melampaui Asupan Harian yang Direkomendasikan (RDI)  atau AKG (Angka Kecukupan Gizi) minimum untuk mendukung keseimbangan nutrisi yang optimal, kinerja fisik dan mental untuk atlet hardcore serta penggemar kebugaran. Vitamin dan mineral memainkan peran penting dalam mengatur fungsi tubuh. MultiSport bertindak sebagai dasar untuk kebutuhan nutrisi tersebut dan memastikan bahwa semua mikronutrien penting. Suplemen pendukung yang tersedia pada saat-saat penting ini sangat dibutuhkan tubuh Anda performa berlatih menjadi optimal. Tidak seperti kebanyakan multivitamin yang dibuat dengan kombinasi mikronutrien acak yang tersembunyi dalam bahan campuran eksklusif.

MultiSport menggabungkan bahan-bahan dosis klinis terbaik di kelasnya yang diformulasikan secara tepat untuk memberikan apa yang Anda butuhkan untuk mendukung kesehatan, performa, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Dengan NutraBio, transparansi pada label dan inovasi adalah nama permainan dan kami melakukannya lebih baik daripada siapa pun. Transparansi pada label dan inovasi ini tercermin dalam multivitamin paling unggul di pasaran saat ini, MultiSport. Suplemen ini memiliki semua yang Anda butuhkan dalam satu formula yang lengkap, semua kandungan tercantum pada label, dosis klinis dan tidak ada yang tidak Anda butuhkan.

 

SIAPA SAJA YANG MENDAPAT MANFAAT DENGAN MINUM MULTISPORT?

1. Siapa pun yang menginginkan lebih dari multivitamin yang mereka miliki saat ini

2. Siapa pun yang berlatih secara intens minggu demi minggu

3. Siapa pun yang menjalani diet kalori terbatas

4. Siapapun yang ingin meningkatkan kemampuan proses pemulihan tubuh

5. Siapa pun yang ingin membentuk lebih banyak otot tanpa lemak atau kehilangan lemak tubuh

6. Siapa pun yang ingin meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka

7. Siapa pun yang ingin mendukung kesehatan secara keseluruhan 

 

HUBUNGAN ANTARA MAKRO DAN MIKRONUTRIEN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP ATLET

Makanan terdiri dari makro dan mikronutrien. Makronutrien termasuk karbohidrat, lemak, dan protein, sedangkan mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral. Seperti namanya, makronutrien terdiri dari sebagian besar asupan makanan yang dibutuhkan, sedangkan mikronutrien sangat penting dalam jumlah yang jauh lebih rendah. Apabila  kekurangan zat gizi mikro, performa atlet selain fungsi fisiologis normal akan terganggu. Namun, sifat dari mikronutrien apabila kelebihan asupan mikronutrien pada atlet yang pola makannya cukup, tidak akan mengubah performa tanpa aktivitas yang terkait dengan peningkatan kebutuhan. Misalnya, banyak vitamin dan mineral penting dalam katabolisme makronutrien untuk produksi energi. Selain itu, banyak mikronutrien yang terlibat dalam mekanisme pertahanan antioksidan endogen. Hipotesis pada suatu studi menyimpulkan bahwa atlet memiliki peningkatan kebutuhan vitamin dan mineral karena peningkatan pengeluaran energi dan kerusakan otot berlebih yang terjadi selama latihan atau kompetisi. NutraBio MultiSport dapat membantu atlet memenuhi permintaan kebutuhan yang meningkat ini.

 

MULTISPORT BUKAN MULTIVITAMIN SATU HARI KHAS ANDA

MultiSport bukanlah multivitamin dengan dosis rendah dan berkualitas rendah yang biasanya ditemukan di toko obat lokal. Sebaliknya, MultiSport dikemas penuh dengan kandungan dengan dosis klinis yang divalidasi secara ilmiah dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien yang meningkat dari atlet hardcore yang ingin memaksimalkan aktivitas latihan mereka dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. Tidak ada biaya yang dihemat dalam memasukkan sumber bahan yang tersedia di alam dalam memformulasikan MultiSport. Misalnya, vitamin E dan K yang ditemukan di MultiSport berasal dari d-alpha-tocopheryl succinate dan Mena-Q® MK7.

Bentuk alami vitamin E dan K lebih mudah diserap dan digunakan oleh tubuh daripada bentuk sintetis yang biasa ditemukan dalam multivitamin tradisional. Selain itu, beberapa mikronutrien yang ditemukan di MultiSport diformulasikan dengan mineral chelated bersertifikat Albion® (TRAACS®). TRAACS adalah teknologi mutakhir chelate asam amino mineral yang memastikan bahwa mineral yang ditemukan di MultiSport adalah chelate asli. Chelate telah terbukti lebih stabil, tersedia di alam, dan lebih mudah dicerna di lambung daripada mineral tanpa chelated. MultiSport adalah salah satu investasi suplemen terbaik yang dapat Anda pilih untuk mendukung diet Anda, menjaga kesehatan secara keseluruhan, dan bahkan performa latihan Anda. Tidak ada multivitamin lain di pasaran yang mampu menandingi tingkat transparansi MultiSport serta kombinasi vitamin, mineral, dan mikronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

Pada akhirnya, NutraBio bukan hanya tentang promosi pemasaran dan mencoba memaksimalkan keuntungan kami. Ini semua tentang memberikan atlet apa yang mereka inginkan untuk memenuhi kebutuhan performa mereka dengan memberi mereka akses ke suplemen yang murni, inovatif dan efektif. Seperti Anda, kami ingin berlatih dengan intens dan melihat hasil dari usaha kami. Jika Anda mencari multivitamin lengkap yang dirancang khusus untuk atlet, Anda akan kesulitan menemukan pilihan lain yang lebih menarik daripada MultiSport.

APA KATA PENELITIAN TENTANG KOMPLEKS MULTIVITAMIN/MINERAL?

Studi #1: Suplementasi multivitamin/mineral meningkatkan energi dan meningkatkan suasana hati.

Sebuah studi double-blind, acak, plasebo terkontrol yang dilakukan oleh Sarris et al. (2012) menemukan bahwa subjek yang diberi multivitamin untuk jangka waktu 16 minggu melaporkan adanya peningkatan tingkat energi dan peningkatan suasana hati yang lebih baik dibandingkan dengan plasebo. Selain itu, tren ditemukan bahwa peserta melaporkan bahwa kualitas tidur mereka jadi lebih baik dengan multivitamin daripada plasebo.

Studi Kunci #2: Suplementasi multivitamin/mineral mengurangi kerusakan sel akibat olahraga yang menginduksi radikal bebas.

Sebuah studi tahun 2007 yang dilakukan oleh Machefer et al. menyelidiki efek suplementasi multivitamin dan mineral moderat yang mengandung vitamin C (150,0 mg/hari-1), vitamin E (24,0 mg/hari-1), dan -karoten (4,8 mg/hari-1) sebelum dan selama kompetisi lari —Marathon des Sables (MDS)—yang terdiri dari enam balapan panjang di padang pasir. Tujuh belas atlet berpartisipasi dalam studi terkontrol plasebo double-blind. Pengambilan sampel darah dilakukan sebelum suplementasi, yaitu tiga minggu sebelum kompetisi (H-21), dua hari sebelum MDS (H-2), setelah balapan ketiga (D3), dan pada akhir kompetisi ( D7). Aktivitas enzim antioksidan eritrosit (glutathione peroxidase (GPx), superoxide dismutase (SOD)), level glutathione eritrosit (GSH), status antioksidan non-enzimatik plasma (asam urat, vitamin C, -tokoferol, retinol, -karoten), penanda peroksidasi lipid plasma (zat reaktif thiobarbituric (TBARS), turunan karbonil reaktif (RCD), dan kerusakan membran (aktivitas creatine kinase dan laktat dehidrogenase)) diukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedua kelompok, kadar GSH, kadar asam urat, dan kerusakan membran meningkat secara signifikan selama kompetisi, sedangkan aktivitas SOD menurun secara signifikan.

Pada kelompok yang diberi suplemen, kadar -tokoferol, -karoten, dan retinol plasma meningkat secara signifikan setelah tiga minggu pemberian suplemen. Berbeda dengan kelompok plasebo, kadar -tokoferol, vitamin C, dan retinol secara signifikan dipengaruhi oleh persaingan dalam kelompok suplemen. Selain itu, tidak ada peningkatan TBARS yang diamati pada kelompok yang diberi suplemen selama kompetisi, sedangkan TBARS meningkat secara signifikan pada D3 pada kelompok plasebo. Para peneliti menyimpulkan bahwa suplementasi multivitamin/mineral dapat mencegah peningkatan sementara kadar TBARS selama latihan ekstrem. 

Studi Kunci #3: Suplementasi multivitamin/mineral dapat menurunkan konsentrasi laktat darah setelah berolahraga dan dapat meningkatkan efisiensi energi aerobik.

Sebuah studi tahun 2007 yang dilakukan oleh Aguilo et al. meneliti efek suplemen antioksidan pada konsentrasi laktat darah serta pada ambang aerobik dan anaerobik, dan adaptasi mereka terhadap pelatihan dianalisis. Lima belas atlet pria amatir secara acak dimasukkan ke dalam kelompok plasebo atau di kelompok suplemen antioksidan. Suplementasinya adalah vitamin E 90 hari (500 mg·hari−1) dan -karoten (30 mg·hari−1) dengan penambahan vitamin C selama 15 hari terakhir (1 g·hari−1). Sebelum dan sesudah suplemen antioksidan diberikan, para olahragawan melakukan tes latihan maksimal dengan ergometer siklus dan parameter fisiologis maksimal lalu submaksimal dinilai bersama dengan konsentrasi laktat darah. Pengambilan oksigen maksimal ([Vdot]O2max), konsentrasi laktat darah maksimal, dan beban kerja maksimal yang dicapai meningkat secara signifikan pada kedua kelompok setelah 3 bulan pelatihan.

Pada akhir penelitian, konsentrasi laktat darah maksimal lebih rendah pada kelompok yang mengonsumsi suplemen dibandingkan kelompok plasebo. Persentase [Vdot]O2max yang dicapai pada ambang anaerobik meningkat secara signifikan pada kedua kelompok setelah 3 bulan pelatihan, meskipun nilai akhir pada kelompok yang diberi suplemen lebih tinggi daripada kelompok plasebo. Suplemen diet antioksidan menginduksi peningkatan yang lebih rendah pada konsentrasi laktat darah setelah tes latihan maksimal dan dapat meningkatkan efisiensi energi aerobik yang diperoleh.

Studi Kunci #4: Makanan saja mungkin tidak menyediakan mikronutrien yang cukup untuk mencegah defisiensi.

Tujuan dari penelitian ini (Misner, 2006) adalah untuk menentukan apakah asupan makanan saja sudah dapat memenuhi kebutuhan Recommended Daily Allowances (RDA) atau Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk 10 vitamin dan 7 mineral. 10 vitamin yang dianalisis adalah vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B-1, vitamin B-2, vitamin B-3, vitamin B-6, vitamin B-12, dan folat. Ketujuh mineral yang dianalisis adalah yodium, kalium, kalsium, magnesium, fosfor, seng, dan selenium. Dari 70 analisis diet yang dihasilkan komputer, 20 diet subjek dipilih berdasarkan jumlah makanan tertinggi yang dianalisis dari 10 pria (usia 25-50) dan 10 wanita (usia 24-50). Standar program komputer First Data Bank Nutritionist IV digunakan, default untuk menerapkan persamaan Harris-Benedict, formula yang menentukan pengeluaran energi terhadap kebutuhan mikronutrien RDA berdasarkan usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (BMI). 

20 Diet Individu yang dianalisis berasal dari subjek berikut:

1. Dua atlet pesepeda profesional (A)

2. Tiga atlet pesepeda amatir (A)

3. Tiga atlet triatlet amatir (A)

4. Lima atlet amatir tantangan lingkungan (A)

5. Satu atlet pelari amatir (A)

6. Enam non-atlet yang tidak aktif (S)

Oleh karena itu, diet empat belas (14) atlet (A) dan enam (6) subjek yang menetap (S) dianalisis untuk kecukupan atau kekurangan kalori dan RDA-mikronutrien. Dari 340 mikronutrien yang dihasilkan dari 17 mikronutrien yang dianalisis, semua 20 subjek menunjukkan antara 3 dan 15 kekurangan masing-masing berdasarkan nilai RDA dari asupan makanan saja. Laki-laki rata-rata kekurangan 40% vitamin dan 54,2% mineral yang dibutuhkan. Wanita rata-rata kekurangan 29% vitamin dan 44,2% mineral yang dibutuhkan RDA. Asupan makanan pria menunjukkan adanya asupan mikronutrient yang tidak memenuhi RDA yaitu pada 78 dari 170 entri mikronutrien, atau 45,8% dari 10 vitamin dan 7 mineral yang dianalisis. Asupan makanan wanita menunjukkan adanya asupan mikronutrient yang tidak memenuhi RDA yaitu 60 dari 170 zat gizi mikro atau 35,2% dari 10 vitamin dan 7 mineral yang dianalisis. Baik pria maupun wanita sebagai satu kesatuan mencatat 138 defisiensi mikronutrien dari kemungkinan 340 mikronutrien yang dianalisis, atau 40,5% defisiensi mikronutrien jika dibandingan dengan RDA.

SEKILAS TENTANG BAHAN DALAM MULTISPORT UNTUK PRIA

Vitamin A – Meningkatkan daya tahan terhadap infeksi dan membantu pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, termasuk otot.

Vitamin C – Menawarkan banyak manfaat antioksidan, meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh, dan meningkatkan pembentukan kolagen. Vitamin C juga telah terbukti meningkatkan kehilangan lemak dan produksi oksida nitrat.

Vitamin D – Meningkatkan penyerapan kalsium di usus dan mempertahankan konsentrasi kalsium dan fosfat serum yang memadai untuk memungkinkan mineralisasi tulang yang normal dan mencegah tetani hipokalsemia. Vitamin D memiliki peran lain dalam tubuh, termasuk modulasi pertumbuhan sel, fungsi neuromuskular dan kekebalan, dan pengurangan peradangan.

Vitamin E – Dapat menurunkan kadar creatine kinase dan malondialdehyde, penanda kerusakan otot mekanik dan oksidatif. Oleh karena itu, vitamin E sangat penting untuk pemulihan otot.

Vitamin K – Paling dikenal karena perannya dalam membantu pembekuan darah. Vitamin K juga berperan penting dalam kesehatan tulang.

Thiamin – Terlibat dalam banyak fungsi tubuh, termasuk sistem saraf dan fungsi otot, aliran elektrolit masuk dan keluar dari sel saraf dan otot, pencernaan, dan metabolisme karbohidrat

Riboflavin – Selain menghasilkan energi bagi tubuh, riboflavin berfungsi sebagai antioksidan, melawan partikel perusak dalam tubuh yang dikenal sebagai radikal bebas.

Niasin – Membantu tubuh membuat berbagai hormon yang berhubungan dengan seks dan stres di kelenjar adrenal dan bagian tubuh lainnya. Niasin membantu meningkatkan sirkulasi dan telah terbukti menekan peradangan.

Vitamin B-6 – Membantu tubuh membuat beberapa neurotransmiter, bahan kimia yang membawa sinyal dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya. Hal ini diperlukan untuk perkembangan dan fungsi otak yang normal dan membantu tubuh membuat hormon serotonin dan norepinefrin, yang mempengaruhi suasana hati, dan melatonin, yang membantu mengatur jam tidur tubuh.

Folat – Penting untuk fungsi otak dan memainkan peran penting dalam kesehatan mental dan emosional.

Vitamin B12 – Menjaga sel-sel saraf yang sehat dan membantu dalam produksi DNA dan RNA, materi genetik tubuh. Vitamin B12 bekerja sama dengan folat untuk membantu membuat sel darah merah dan membantu zat besi bekerja lebih baik di dalam tubuh.

Biotin – Memetabolisme karbohidrat, lemak, dan asam amino, bahan penyusun protein.

Asam Pantotenat – Membantu produksi sel darah merah, serta hormon terkait seks dan stres yang diproduksi di kelenjar adrenal. Asam pantotenat juga penting dalam menjaga saluran pencernaan yang sehat, dan membantu tubuh menggunakan vitamin lain, terutama riboflavin.

Kalsium – Penting dalam pemeliharaan tulang dan melindungi kerangka dari degradasi, kalsium juga dibutuhkan agar kontraksi otot terjadi.

Besi – Komponen ratusan protein dan enzim dalam tubuh dan merupakan elemen penting untuk produksi darah. Dari nutrisi tunggal, kekurangan zat besi adalah yang paling umum di dunia.

Fosfor – Diperlukan untuk setiap sel dalam tubuh agar berfungsi dengan baik. Terlibat dalam produksi energi dari ATP dan kreatin fosfat.

Yodium – Penting untuk menjaga kesehatan tiroid, kelenjar yang mengeluarkan hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan

Magnesium – Terlibat dalam lebih dari 300 reaksi metabolisme penting, termasuk metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein

Seng – Terlibat dalam pensinyalan sel dan karenanya dapat melepaskan hormon dan membantu konduksi saraf.

Selenium – Bekerja sebagai antioksidan, terutama bila dikombinasikan dengan vitamin E. Antioksidan seperti selenium membantu melawan partikel perusak dalam tubuh yang dikenal sebagai radikal bebas. Bukti menunjukkan bahwa selenium mungkin juga penting untuk kekuatan otot.

Tembaga – Diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan tulang, jaringan ikat, otak, jantung, dan banyak organ tubuh lainnya yang tepat. Tembaga juga dapat meningkatkan produksi hormon pertumbuhan.

Mangan – Terlibat dalam produksi testosteron dan pembentukan jaringan ikat.

Chromium – Mineral esensial yang harus diperoleh melalui diet atau suplemen. Kromium terlibat dalam metabolisme glukosa dengan meningkatkan fungsi insulin.

Molibdenum – Diperlukan untuk memungkinkan sel menghasilkan energi di dalam mitokondria, pembangkit tenaga sel, dengan bantuan nutrisi makro yang dipecah.

Kalium – Penting untuk konduksi saraf dan kontraksi otot

Alpha Lipoic Acid – Asam lemak mitokondria yang sangat terlibat dalam metabolisme energi. ALA juga terbukti bermanfaat melawan berbagai bentuk oksidasi dan peradangan. Efek ini membawa manfaat yang melindungi seseorang dari penyakit jantung, penyakit hati, diabetes, dan penurunan neurologis seiring bertambahnya usia.

Kolin Bitartrate – Nutrisi penting untuk kesehatan otak dan plastisitas sinaptik. Kolin meningkatkan integritas struktural, kapasitas sinyal, dan fluiditas membran saraf. Diperkirakan bahwa hampir 90% dari populasi tidak mendapatkan jumlah kolin yang direkomendasikan setiap hari.

Citrus Bioflavonoids – Meningkatkan efek vitamin C dan memberikan pertahanan yang kuat terhadap stres oksidatif. Penelitian telah menunjukkan manfaat dari bioflavonoid jeruk pada permeabilitas kapiler dan aliran darah.Inositol – Molekul secara struktural mirip dengan glukosa; sangat terlibat dalam pensinyalan seluler. Ini efektif dalam mengobati resistensi insulin dan mengurangi gejala kecemasan.

Silika – Penting dalam pembentukan tulang dan kolagen dan dapat meningkatkan kesehatan rambut dan kuku, serta mencegah penyakit kardiovaskular dan penyakit Alzheimer.

Boron – Membantu menjaga kesehatan tulang dan fungsi mental. Penelitian juga menunjukkan boron dapat meningkatkan kadar testosteron bebas.

Vanadium – Dapat meningkatkan efek insulin, yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan otot dan kehilangan lemak.

FAQ MultiSport

Apa cara terbaik untuk menggunakan MultiSport?

– Minum 4 kapsul setiap hari dengan makanan. Untuk hasil terbaik, bagi menjadi 2 dosis dan minum 2 kapsul dua kali sehari setelah makan (mis: sarapan dan makan malam). Membagi dosis Anda sepanjang hari akan meningkatkan bioavailabilitas dan memastikan mikronutrien esensial tersedia pada saat-saat kritis.

Apakah saya benar-benar perlu mengonsumsi multi-vitamin/mineral?

Sangat dianjurkan untuk melengkapi dengan multi-vitamin/mineral (terutama atlet) karena penelitian telah menunjukkan bahwa bahkan diet terbaik pun masih mengalami kekurangan mikronutrien.

Apa yang membuat MultiSport lebih baik dari multi-vitamin lainnya?

Tingkat transparansi label dan kualitas, dosis klinis dan bahan efektif yang melampaui rekomendasi RDA.

Produk NutraBio apa lagi yang Anda rekomendasikan untuk dikonsumsi bersama dengan MultiSport?

MultiSport dapat ditumpuk dengan produk NutraBio lainnya.

Penggunaan yang Disarankan: Minum 4 kapsul setiap hari setelah makan. Untuk hasil terbaik, bagi menjadi 2 dosis dan minum 2 kapsul dua kali sehari setelah makan (mis: sarapan dan makan malam). Membagi dosis Anda sepanjang hari akan meningkatkan bioavailabilitas dan memastikan mikronutrien esensial tersedia pada saat-saat kritis.

PERINGATAN: JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK. Tanyakan kepada profesional atau dokter yang berkualifikasi sebelum menggunakan produk ini jika Anda hamil, menyusui, di bawah usia 18 tahun. Jika Anda memiliki kondisi medis yang diketahui atau dicurigai, dan/atau sedang mengonsumsi obat resep atau OTC. Overdosis yang tidak disengaja dari produk yang mengandung zat besi adalah penyebab utama keracunan fatal pada anak di bawah 6 tahun. Dalam kasus overdosis yang tidak disengaja, segera hubungi dokter.